Analisis Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode RGEC Pada PT. Bank Mega Syariah Tbk. Periode 2016-2019
DOI:
https://doi.org/10.37726/ee.v5i1.162Kata Kunci:
Kesehatan, Bank, RGECAbstrak
Tingkat kesehatan bank sangat penting untuk berbagai pihak terkait. Karena menjadi informasi sebagai bahan evaluasi kinerja sebuah bank. Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan sebagai landasan dalam penilaian tingkat kesehatan bank. Metode yang kini banyak digunakan yaitu RGEC terdiri dari Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital. Dalam metode ini dinilai menggunakan ketentuan dan kompsit yang telah ditentukan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank pada PT. Bank Mega Syariah Tbk periode 2016-2019. Pendekatan yang digunakan yaitu pendeketan deskriptif dengan data kuantitaif dari laporan tahunan yang di unduh dari web resmi. Hasil penelitian berdasarkan aspek penilaian Risk Profile bank di ukur dengan NPF termasuk dalam kaetgori sehat, lalu diukur juga dengan menggunakan FDR dalam kurun empat tahun termasuk pada kategori sehat. Pada aspek Good Corporate Governance (GCG) bank termasuk dalam komposit dua yaitu sehat. Lalu pada aspek Earnings keseluruhan selama empat tahun bank termasuk pada akategori sangat sehat. Terakhir pada aspek Capital bank termasuk pada kategori sangat sehat. Secara keseluruhan PT. Bank Mega Syariah Tbk dalam kurun waktu empat tahun berada pada nilai komposit 2 yang berarti termasuk dalam kategori sehat.
Referensi
Christian, F. J., Tommy, P., & Tulung, J. (2017). Analisa Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode RGEC pada Bank BRI dan Mandiri Periode 2012-2015. Jurnal EMBA, 5(2), 530–540.
Darmawi, H. (2011). Manajemen Perbankan. PT Bumi Aksara.
Dewi, G., & Triaryati, N. (2017). Pengaruh Faktor Internal Dan Eksternal Bank Terhadap Net Interest Margin Di Indonesia. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 6(6), 252811.
Fitriano, Y., & Sofyan, R. M. (2019). Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dengan Penerapan Metode Rgec (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings Dan Capital) Pada Pt.Bank Bengkulu. Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen, 13(1), 73–91. https://doi.org/10.33369/insight.14.1.73-91
Kaihatu, T. S. (2006). Good Corporate Governance dan Penerapannya di Indonesia. Jurnal Ekonomi Manajemen, 8(1), 1–9.
Kasmir. (2016). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Rajawali Press.
Marimin, A., & Romdhoni, A. H. (2017). Perkembangan Bank Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 1(02), 75–87. https://doi.org/10.29040/jiei.v1i02.30
Paramartha, I. M., & Darmayanti, N. P. A. (2017). PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE RGEC PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO), Tbk. E-Jurnal Manajemen Unud, 6(2), 948–974.
Prastyananta, F., Saifi, M., & NP, M. (2016). ANALISIS PENGGUNAAN METODE RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING, CAPITAL) UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KESEHATAN BANK (Studi Pada Bank Umum Yang Terdaftar Di BEI Periode 2012-2014). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya, 35(2), 68–76.
Rahmani, N. A. B. (2017). Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE) Pada Perusahaan Bank Umum Syariah di Indonesia. Human Falah, 4(2), 299–316.
Rivai, V. (2007). Bank adn Financial Institute Management. PT Raja Grafindo.
Romdhoni, A. H. (2016). Analisis Likuiditas Berbasis Laporan Keuangan Bri Syariah Tahun 2013 – 2015. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 2(02), 1–10. https://doi.org/10.29040/jiei.v2i02.46
Sutrisno. (2003). Manajemen Keuangan. Ekonisia.
Wahasusmiah, R., & Watie, K. R. (2019). Metode Rgec : Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Pada Perusahaan Perbankan Syariah. I-Finance: A Research Journal on Islamic Finance, 4(2), 170–184. https://doi.org/10.19109/ifinance.v4i2.3038
Wahyu, D. R. (2016). FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) SEBAGAI SALAH SATU PENILAIAN KESEHATAN BANK UMUM SYARIAH (Study Kasus Pada Bank BJB Syariah Cabang Serang). ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1), 19–36. https://doi.org/10.32678/ijei.v7i1.34
1.png)





