Analisis Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Menggunakan Metode CAMEL di PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Periode 2019-2022

Penulis

  • Moch Cahyo Sucipto Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia Purwakarta
  • Rian Zaenal Pelajar
  • Jalaludin Jalaludin Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia Purwakarta
  • Ayi Nurbaeti Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia Purwakarta

DOI:

https://doi.org/10.37726/ee.v7i1.469

Kata Kunci:

Kinerja, Keuangan, CAMEL

Abstrak

Bagi lembaga perbankan peran kinerja keuangan ini sangat penting. Dikarenakan, jika kinerja keuangan suatu bank memiliki predikat baik maka secara langsung dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam melakukan pinjaman ataupun penanaman modalnya. IHSG yang fluktuatif dalam perdagangan bursa pastinya mempengaruhi kinerja-kinerja saham beberapa emiten termasuk BTPN Syariah. Pada saham BTPN Syariah mengalami flutuasi dari tahun 2019 - 2022. Dan telah terjadi penjualan asing sebesar 38,77%, sehingga menjadi sangat menarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perbankan syariah berdasarkan metode CAMEL (Capital, Asset, Management, Earning dan Liquidity) di PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Periode 2019-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kesehatan BTPN Syariah periode 2019-2022 berdasarkan : 1). Capital (permodalan) mendapatkan predikat “Sangat Sehat”. Karena nilai CAR yang didapatkan lebih besar dari 12% sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia; 2). Asset (Kualitas Aktiva Produktif) mendapatkan predikat “Sehat”, karena nilai KAP yang didapatkan dibawah 10,35%; 3). Management (Manajemen) dengan menilai tingkat NPM (Net Profit Margin) mendapat predikat “Cukup Sehat”, karena nilai NPM yang didapatkan berada di kisaran 66%-81%; 4). Earning (Rentabilitas) menggunakan dua rasio ROA dan BOPO, ROA tahun 2019-2022 mendapatkan kategori “Sangat Sehat”, karena nilai ROA yang didapatkan berada diatas 1,5%. Sedangkan tingkat kesehatan rasio BOPO periode 2019-2022 berada pada predikat “Sangat Sehat”, karena nilai BOPO yang didapatkan lebih kecil dari 94%. 5). Liquidity (Likuiditas) menggunakan rasio FDR (Finance to Deposit Ratio) didapatkan predikat “Cukup Sehat”, karena nilai FDR yang didapatkan berada dikisaran 85%-100%. Selanjutnya berdasarkan hasil perhitungkan tingkat kesehatan BTPN Syariah pada tahun 2019-2022 menggunakan metode CAMEL berada pada posisi “Sehat”, karena nilai CAMEL yang dihasilkan berada pada rentang 81-100, artinya bank BTPN Syariah selama periode 2019-2022 dinilai mampu mengelola keuangan atau kinerja keuangan perbankan Syariah dengan baik.

Referensi

Fathimah, V. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Bank Syari’ah Mandiri Dengan Metode CAMEL. CIVITAS: Jurnal Studi Manajemen, 2(3).

Fathoni, A. (2018). Etika Bisnis Syariah Bank Koperasi dan BMT. Yayasan Pendidikan Nur Azza Lestari.

Firmansyah, A. dan M. A. (2019). Manajemen Bank Syariah (Implementansi Teori dan Praktek). Qiara Media.

Hanafi, M. A. N., & Syam, S. (2019). Analisis Kinerja Keuangan berdasarkan Prinsip CAMEL pada PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. PAY Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 1(1), 48–57.

Hardani, dkk. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Pustaka Ilmu.

Jati, I. R. K. (2020). Analisis Kinerja Keuangan Mengenai Tingkat Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode CAMEL. UMMagelang Conference Series, 432–447.

Lestari, P. (2020). Analisis Komparatif Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Di Indonesia Dan Malaysia Dengan Pendekatan Metode CAMEL Periode 2014-2018. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5(2).

Listiawati, L., & Kurniasari, E. (2020). Analisis Kinerja Keuangan dengan menggunakan Metode Camel pada Bank Buku 4. Jurnal EMA, 5(2).

Pattiruhu, J. R. (2020). Analisis Kinerja Keuangan melalui Metode “CAMEL” pada PT. Bank Central Asia, Tbk di Kota Ambon. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 8(2).

Rizky, M. (2012). Analisis Kinerja Keuangan dengan Menggunakan Metode CAMEL (Studi Kasus pada PT. Bank Sulselbar tahun 2008-2010). Makassar: Universitas Hasanuddin.

Rosanti, R. A. (2019). Telaah Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Dengan Pendekatan Sharia Maqashid Index Di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional & Call For Paper, 83–94.

Sari, A. N. (2021). Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Camel, Metode Eva, Dan Standard Bank Indonesia Pada Pt. Bpd Jawa Tengah Periode 2014-2020. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 1, 179–189.

Sidik, S. (2021). Jumlah Investor RI Capai 6,43 Juta, Didominasi Kaum Milenial. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/market/20211012151533-17-283326/jumlah-investor-ri-capai-643-juta-didominasi-kaum-milenial

Sujarweni, V. W. (2021). Analisis Laporan Keuangan. Pustaka Baru Press.

Syafnidawaty. (2020). Data Sekunder. Raharja. https://raharja.ac.id/2020/11/08/data-sekunder/

Unduhan

Diterbitkan

2023-05-27

Cara Mengutip

Analisis Kinerja Keuangan Perbankan Syariah Menggunakan Metode CAMEL di PT. Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Periode 2019-2022. (2023). EKSISBANK (Ekonomi Syariah Dan Bisnis Perbankan), 7(1), 169-185. https://doi.org/10.37726/ee.v7i1.469

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

> >> 

Artikel Serupa

1-10 dari 18

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.