Pengaruh Tingkat Inflasi Dan Pendapatan Usaha Pegadaian Terhadap Pembiayaan Rahn Pada Pegadaian Syariah Tahun 2011-2020
DOI:
https://doi.org/10.37726/ee.v5i2.174Kata Kunci:
Tingkat Inflasi, Pendapatan Usaha, Pembiayan Rahn, Pegadaian Syariah, Tingkat Inflasi, Pendapatan Usaha, Pembiayan Rahn, Pegadaian SyariahAbstrak
Dalam memutuskan pemberian pembiayaan rahn dipengaruhi oleh berbagai macam kondisi, terutama kondisi internal dan eksternal. Adapun yang termasuk dari faktor atau kondisi internal tersebut yaitu perkembangan pendapatan usaha pegadaian. Untuk sementara itu, kondisi atau faktor eksternal dapat dilihat dari kondisi keuangan yang terjadi di Indonesia, misalnya tingkat inflasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat inflasi dan pendapatan usaha terhadap pembiayaan rahn pada perusahaan Pegadaian Syariah di Indonesia secara parsial dan secara simultan. Penelitian ini dilakukan pada lembaga keuangan non-bank yaitu PT.Pegadaian yang berfokuskan pada segmentasi syari’ahnya. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan bersifat asosiatif. Data sekunder yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi dokumentasi. Penelitian ini menerapkan metode analisis data regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan pada penelitian ini menyatakan bahwa hasil nilai thitung pertama sebesar -0,030, artinya ttabel lebih besar dari thitung (2,365 > -0,030) serta sig.0,977 > 0,05. Dari hasil tersebut inflasi mempunyai pengaruh negatif dan inflasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan rahn secara parsial. Kedua, hasil nilai thitung pada variabel pendapatan usaha menghasilkan thitung sebesar 7,141 artinya thitung lebih besar dari ttabel (7,141 > 2,365) serta nilai signifikan 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut berarti pendapatan usaha memiliki pengaruh positif dan pendapatan pegadaian berpengaruh secara signifikan terhadap pembiayaan Rahn secara parsial. Hasil pengujian secara simultan (Uji f) diperoleh hasil nilai ftabel sebesar 4,46 karena nilai fhitung 38.698 lebih besar dari nilai ftabel dan nilai signifikansi sebesar 0,000 jauh lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel inflasi dan pendapatan pegadaian secara bersamaan berpengaruh terhadap variabel pembiayaan rahn pada Pegadaian Syariah Indonesia. Serta hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian ini sebesar 0,893 atau 89,3% sedangkan 10,7% nya dijelaskan oleh faktor lainnya yang tidak dipaparkan dalam penelitian ini.
Referensi
Alfarizi, F., & Riduwan, A. (2016). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Likuiditas, dan Bagi Hasil Terhadap Deposito Mudharabah. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntasi, 5(April), 1–16.
Almunawwaroh, M., & Marliana, R. (2018). Pengaruh Car,Npf Dan Fdr Terhadap Profitabilitas Bank Syariah Di Indonesia. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 1–17.
Amir, R. (2015). Gadai Tanah Perspektif Ekonomi Islam. Muamalah,Gadai Perspektif Ekonomi Islam Yang, V(1), 81–90.
Aulia, M. I., & Setiawan, I. (2020). Pengaruh Pendapatan Pegadaian, Tingkat NPL, Tingkat Inflasi dan Harga Emas Tehadap Penyaluran Pembiayaan Gadai Rahn Pada Pegadaian Syariah. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(1), 246–257.
Aziz, M. A. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Sewa Modal , Jumlah Nasabah , Harga Emas Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Gadai Golongan C ( Studi Pada Pt Pegadaian Cabang Probolinggo ). Jurnal Ilmiah, 1, 21.
Christine, D., Wijaya, J., Chandra, K., Pratiwi, M., Lubis, M. S., & Nasution, I. A. (2019). Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Total Arus Kas dan Ukuran Perusahaan terhadap Financial Distress pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdapat di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2017. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 2(2), 340–350.
Desriani, I. P., & Rahayu, S. (2017). Analilis Pengaruh Pendapatan, Harga Emas, dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit (Studi Kasus pada PERUM Pegadaian cabang Jombang Tangerang Periode Maret 2009-September 2011). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 2(2), 147–165.
Hamdani, H., Lianti, L., & Dasari, F. (2020). Pengaruh Inflasi, Harga Emas Dan Jumlah Nasabah Terhadap Penyaluran Pembiayaan Ar-Rahn Pada Pt Pegadaian Syariah Unit Geudong. Ekonis: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 22(1).
Hariyanti, B. I., Askandar, N. S., & Mawardi, M. C. (2019). Pengaruh Pendapatan Pegadaian, Harga Emas, Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Pembiayaan Rahn (Studi Kasus Pada Pegadaian Syariah Bonder Lombok Tengah). Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 8(01), 1–15.
Helmalia, A. (2018). Pengaruh e-commerce terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro kecil dan menengah di kota padang helmalia. 3.
Janwari, Y. (2015). Fikih lembaga keuangan syariah (A. kamsyach (ed.)). PT Remaja Rosdakarya Offset.
L. Roficoh, M. G. (2018). Aplikasi akad. 3(2).
Mamulati, I. (2020). Pengaruh Pendapatan Pegadaian, Dan Harga Emas Terhadap Penyaluran Pembiayaan Rahn. Ejournal KAWASA, 10(1), 1–8.
Mankiw, N. G. (2018). Pengartar Ekonomi Makro Edisi 7. Salemba 4.
Rasmikayati, E., & Saefudin, B. R. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mampu Mendorong Petani Mangga Untuk Meningkatkan Perilaku Agribisnisnya Pada Era Globalisasi. Paradigma Agribisnis, 1(1), 1–13.
Rosa, Y. Del, Husni, E., & Idwar. (2017). Pengaruh Tingkat Inflasi Dan Pendapatan Pegadaian Terhadap Penyaluran Kredit Rahn Pada Pegadaian Syariah Di Indonesia Tahun 2007 – 2015. Menara Ekonomi, III(5), 116–127.
Rosadi, R. A., & Waluyo, I. (2017). Pengaruh Gender, Tekanan Ketaatan, Tekanan Anggaran Waktu Dan Pengalaman Audit Terhadap Audit Judgment. Nominal, Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 6(1), 124–135.
Rubianti, T. (2017). Analisis Pengaruh Jumlah Nasabah, Pendapatan Dan Harga Emas, Teni Rubiyanti. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 31–55.
Saputri, D. A., & Dewi, R. K. (2020). Jurnal Bisnis dan Akuntansi Unsurya Pegadaian adalah sebuah BUMN Pendapatan adalah kenaikan kekayaan perusahaan akibat penjualan produk atau jasa dalam rangka menjalankan kegiatan usaha timbul sektor keuangan Indonesia yang bergerak pada tiga lini bisnis. 5(2), 94–110.
Siti Nurlaela, S. A. M. D. (2017). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Asset, Profitabilitas Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Struktur Modal Perusahaan Cosmetics and Household Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 18(01), 16–30.
Sulaeman, J. M. (2015). Kepastian hukum gadai tanah dalam islam (1st ed.). deepublish.
Suryadi, N., Mayliza, R., & Ritonga, I. (2020). Pengaruh Inflasi, Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (Bopo), Dan Pangsa Pasar Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia Priode 2012-2018. Jurnal Tabarru’: Islamic Banking and Finance, 3(1), 1–10.
Wibisono, A., Rofik, M., & Purwanto, E. (2019). Penerapan Analisis Regresi Linier Berganda dalam Penyelesaian Skripsi Mahasiswa. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 3(1), 30.
Yubiharto, Y., Lestari, B., & others. (2019). Pengaruh Pendapatan, Jumlah Nasabah, Harga Emas Dan Tingkat Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Cepat Aman (Kca) Di Pegadaian Indonesia Tahun 2009-2017. Medikonis, 19(1), 16–30.
Yuniarti, V. S. (2016). Buku ekonomi makro syariah (1st ed.). CV PUSTAKA SEPI.
1.png)





